Konsultasi Jodoh

A. Konsultasi Psikologi
Konsultasi psikologi atau yang biasa disebut konseling adalah suatu proses interaksi antara pihak yang membutuhkan bantuan (disebut konseli/klien) dengan pihak yang mendapat keterampilan khusus memberi bantuan (disebut konselor/helper) dalam suatu hubungan yang formal dan professional.
Adapun faktor pendorong terjadinya proses konseling adalah:
1. Pada diri individu, yaitu adanya masa-masa kritis dalam setiap masa perkembangan individu, terutama masa remaja.
2. Pada kondisi luar individu, misalnya perkembangan teknologi, nilai-nilai demokratis, nilai humanis versus pragmatis, nilai etika pergaulan, kondisi struktural dalam pendidikan dan kerja, transmigrasi dan urbanisasi, hubungan keluarga dalam arti fisik dan psikis.
Sedangkan tugas konselor adalah mencari alternatif-alternatif yang dapat membantu pasien dalam upaya meninggalkan pola lama, memfasilitasi proses pengambilan keputusan dan mendapatkan solusi masalah yang lebih tepat. Jadi, konseling akan berlangsung dalam sesi-sesi sebagai berikut :
1. Memulai mendefinisikan masalah.
2. Melanjutkannya dengan mencari alternatif.
3. Mengambil keputusan terhadap pilihan satu alternatif pemecahan masalah dan mengaplikasikan pilihan tersebut.
Seorang konselor harus tetap bersikap profesional dalam situasi apapun dan dengan siapapun. Seorang konselor tidak diperkenankan memberikan sugesti-sugesti tertentu yang dapat mempengaruhi pola pikir, tingkah laku, dan persepsi secara terpaksa. Ataupun membuat pasien semakin terancam secara psikis
Konselor harus dapat membuat pasien merasa nyaman berkonsultasi pada konselor tersebut, karena tujuan utama dilakukannya konseling pada pasien adalah untuk mempengaruhi perubahan tingakah laku secara sadar, memudahkan perubahan tingkah laku melalui interview, mendengarkan dengan penuh perhatian, membantu orang lain untuk pemahaman diri, pembuatan keputusan/pemecahan masalah, sehingga pasien tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merusak diri ataupun merugikan orang lain.
B. Konseling
Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang mengalami sesuatu masalah (disebut konsele) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien. Istilah ini pertama kali digunakan oleh Frank Parsons di tahun 1908 saat ia melakukan konseling karier. Selanjutnya juga diadopsi oleh Carl Rogers yang kemudian mengembangkan pendekatan terapi yang berpusat pada klien (client centered).
Dibanding dengan psikoterapi, konseling lebih berurusan dengan klien(konseli) yang mengalami masalah yang tidak terlalu berat sebagaimana halnya yang mengalami psikopatologi, skizofrenia, maupun kelainan kepribadian.
Umumnya konseling berasal dari pendekatan humanistik dan client centered. Konselor juga berhubungan dengan permasalahan sosial, budaya, dan perkembangan selain permasalahan yang berkaitan dengan fisik, emosi, dan kelainan mental. Dalam hal ini, konseling melihat kliennya sebagai seseorang yang tidak mempunyai kelainan secara patologis. Konseling merupakan pertemuan antara konselor dengan kliennya yang memungkinkan terjadinya dialog dan bukannya pemberian terapi atau treatment. Konseling juga mendorong terjadinya penyelesaian masalah oleh diri klien sendiri.
Konseling bisa dilakukan dalam berbagai bidang kehidupan, seperti di masyarakat, di dunia industri, membantu korban bencana alam, maupun di lingkungan pendidikan. Khusus pada dunia pendidikan tingkat dasar dan lanjutan di Indonesia, layanan ini biasa disebut bimbingan konseling (konseling sekolah) dan dilakukan oleh guru pembimbing (konselor sekolah).
KASUS KONSULTASI PSIKOLOGI
Kasus # 1 Stress Karena Putus Cinta dari Pacar
Saya seorang pelajar yang sudah 12 hari putus dengan pacar, 12 bulan kami berpacaran, saat ini perasaan saya bercampur aduk antara sedih, kecewa, benci, kehilangan dia, dan terluka menjadi satu. Saya bingung harus bagaimana, saya malah mengalami insomia setiap saya mengingat mantan saya atau sekedar mengingat kejadian keributan antara saya dengan dia.
Saya kerap marasa takut bila teringat itu semua, hati menjadi tak karuan …Saya mohon beri saya solusi karena saya ingin sekali terlepas dari semua ini saya sangat merasa tersiksa saya ingin melanjutkan hidup saya…Saya mohon saran dan masukan apa yg harus saya lakukan? Terimakasih…
Jawaban :
Salam hangat,
Memang betul, kehilangan sesuatu atau seseorang yang sangat berharga akan menimbulkan tekanan. Rasa sedih dan kecewa akibat kehilangan tersebut apabila tidak dapat diatasi akan menimbulkan stress. Nah, efek stress dapat berupa tidak doyan makan, sulit tidur, sering terbangun tengah malam, mudah lupa, sulit konsentrasi dan lain-lain.
Kami dapat membayangkan betapa tersiksanya adik atas putusnya hubungan kalian. Pada beberapa orang, menikmati rasa “sakit” hati dapat membantu memulihkan kondisi psikis, asal proses menikmati rasa sakit hati (sedih,kecewa,dll) jangan terlalu berlarut-larut. Adik bisa mencoba cara itu, bila tidak ,cobalah melakukan katalisis alias mencurahkan emosi atau perasaan dengan orang yang bisa dipercaya misalnya sahabat,ibu,kakak. Pendapat mereka dapat membantu pikiran anda tetap positif.
Sangat disayangkan, pada usia semuda ini anda sudah sebegitu pesimisnya menghadapi hidup pasca putus dengan pacar. Okelah, mungkin anda kehilangan seseorang yang menjaga hati anda, seseorang yang “selalu” ada untuk anda,yang selalu bisa mengerti dan membuat anda tersenyum.
Tetapi, anda perlu menanamkan kepercayaan pada diri sendiri bahwa anda bisa menciptakan sendiri kebahagiaan anda,meskipun tanpa pacar. Jalan hidup anda kan masih panjang (begitu kata-kata orang tua ) tapi mau tidak mau memang benar dik.walaupun tidak mudah menghadapi masa krisis perasaan ini tapi anda pasti bisa asal ada keyakinan disitu bahwa anda bisa.
Sebagai langkah awal, cobalah tersenyum sambil memandang cermin, lihat dan amati perubahan wajah anda dari kusut menjadi cerah. Memang pada awalnya akan sulit karena hati anda tak ingin senyum. Tapi paksalah untuk tersenyum. Lakukan saja dengan tulus. Dan rasakan efek luar biasa akan terasa.Hati anda akan berubah lebih baik. Ini adalah teknik sederhana untuk membantu mengubah suasana hati negative menjadi positif.
Selanjutnya anda sendiri yang harus mengobati luka hati anda, tidak ada yang bisa kecuali ANDA. Yaitu dengan cara berpikir positif dan tetap optimis menyongsong hari esok. Bila perlu datanglah ke guru BK di sekolah, kebanyakan dari mereka mempunyai ketrampilan untuk membantu siswanya mengatasi masalah pribadi, atau dapat pula menghubungi psikolog terdekat.

Dikutip dari : http://www.sahabatwanita.com/stres-karena-putus-cinta-dengan-pacar yang terbit pada postingan tanggal 31 Agustus 2010

Nama : Kesih Sugandi Pratiwi
Kelas : 4PA07
NPM : 12509657

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Pengenalan (Pengantar) Sistem Informasi Psikologi

Pengenalan (Pengantar) Sistem Informasi Psikologi

Fitria Galih Cahyanti (15509421)
Kesih Sughandi (12509657)
Oktintya Putri Astrini (11509784)
Talita Zulmy Yantri Oktaviani (14509495)
Windy Novita Sari (15509654)
Yolla Nur Adzani (12509278)

Job Description

1.) Fitria Galih Cahyanti
Pengertian Sistem Informasi Psikologi dari sumber (situs) internet yang diakses tanggal 6 Oktober 2012, sebanyak 3 (dua) sumber data.

2.) Kesih Sughandi
Pengertian Sistem Informasi Psikologi dari sumber (situs) internet yang diakses tanggal 6 Oktober 2012, sebanyak 1 (satu) sumber data.
Pengertian Sistem Informasi dari sumber (situs) internet yang diakses tanggal 6 Oktober 2012, sebanyak 2 (dua) sumber data
.
3.) Oktintya Putri Astrini
Buku pengantar metodologi pengembangan sistem informasi/ pengertian sistem informasi
Pengertian Sistem Informasi Psikologi dari sumber (situs) internet yang diakses 6 Oktober sebanyak 2 (dua) sumber data.

4.) Talita Zulmy Yantri Oktaviani
Pengertian Sistem Informasi Psikologi dari berbagai sumber (situs) internet yang diakses tanggal 6 Oktober 2012, sebanyak 2 (dua) sumber data.
Pengertian Psikologi, Buku Psikologi Umum. Depok : Universitas Gunadarma

5.) Windy Novita Sari
Pengertian Informasi dari sumber (situs) internet yang diakses tanggal 6 Oktober 2012, sebanyak 1 (satu) sumber data.
Pengertian Sistem Informasi dari sumber (situs) internet yang diakses tanggal 6 Oktober 2012, sebanyak 1 (satu) sumber data.
Pengertian Psikologi dari sumber (situs) internet yang diakses tanggal 6 Oktober 2012, sebanyak 1 (satu) sumber data.

6.) Yolla Nur adzani
Pengertian Sistem Informasi Psikologi dari sumber (situs) internet yang diakses tanggal 6 Oktober 2012, sebanyak 1 (dua) sumber data.
Pengertian Sistem Informasi dari sumber (situs) internet yang diakses tanggal 6 Oktober 2012, sebanyak 2 (dua) sumber data.

Pembahasan
Sistem Informasi Psikologi

A. Pengertian Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin yaitu systema dan dari bahasa Yunani yaitu sustema. Sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, dimana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian – bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item- item penggerak. Sebagai contoh, misalnya negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang membentuk suatu negara.
Ada beberapa tokoh yang mendefinisikan pengertian dari sistem tersebut. Menurut Ludwig Von Bartalanfy, sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terkait dalam suatu antar relasi diantara unsur – unsur tersebut dengan lingkungan. Ada juga Anatol Raporot yang mendefinisikan arti dari sistem itu. Menurut beliau, sistem merupakan suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain.L.Ackof, menyebutkan bahwa sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian – bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lain.
Dari pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa sistem merupakan sekumpulan elemen atau unsur yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.
Ada beberapa elemen yang membentuk suatu sistem, yaitu tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme, pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen – elemen yang membentuk sebuah sistem :

1. Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan, entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali.
2. Masukan
Masukan atau input sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal – hal yang berwujud maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah sedangkan yang tidak berwujud contohnya adalah informasi.
3. Proses
Merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai
4. Keluaran
Keluaran atau output merupakan hasil dari pemprosesan. Pada sistem informasi keluaran bisa merupakan informasi, saran, cetakan laporan dan lain-lain.
5. Batas
Batas sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem. Batas sistem mempengaruhi konfigurasi, ruang lingkup atau kemampuan sistem.
6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
7. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup system
Suatu sistem memiliki karakteristik atau sifat – sifat yang tertentu, yaitu :
1. Komponen
Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan komponen dapat terdiri dari beberapa subsistem atau sub bagian, dimana setiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus.
2. Batas sistem
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut
3. Lingkungan luar sistem
Apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar dapat bersifat menguntungkan dan merugikan. Lingkungan yang menguntungkan harus tetap dijaga dan dipelihara, sebaliknya lingkungan yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak ingin terganggu kelangsungan hidup sistem
4. Penghubung
Merupakan media penghubung antar subsistem yang memungkinkan sumber – sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Keluaran atau output dari satu subsistem akan menjadi masukan untuk subsistem lain melalui penghubung.

5. Masukan
Energi yang dimasukkan ke dalam sistem, yang dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal. Masukan perawatan adalah energi yang dimasukkan supaya sistem dapat beroperasi, sedangkan masukan sinyal adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran.
6. Keluaran sistem
Hasil dari energi yang diolah dan diklarifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat berupa masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem. Misalnya, untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran yang tidak berguna dan merupakan sisa hasil pembuangan, sedangkan informasi adalah keluaran yang dibutuhkan.
7. Pengolahan sistem
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukkan enjadi keluarn. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran
8. Sasaran sistem
Suatu sistem dapat mempunyai tujuan atau sasaran. Jika suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem.

Pada prinsipnya, setiap sistem selalu memiliki 4 elemen :
1. Objek : dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel.
2. Atribut : menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya
3. Hubungan internal : berada diantara objek – objeknya
4. Lingkungan : tempat dimana sistem berada.

Berikut syarat – syarat sistem :
1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan suatu masalah
2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan
3. Ada hubungan diantara elemen sistem
4. Unsur dasar dari arus informasi, energi dan material harus lebih penting daripada elemen sistem
5. Tujuan organisasi lebih penting dari tujuan elemen.

Ada beberapa tipe sistem berdasarkan kategori :
1. Atas dasar keterbukaan
• Sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya
• Sistem tertutup
2. Atas dasar komponen
• Sistem fisik, dengan komponen, materi dan energi
• Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide

Secara garis besar, sistem dapat dibagi menjadi dua :
1. Sistem fisik
Sistem fisik merupakan kumpulan elemen – elemen atau unsur – unsur yang saling berinteraksi satu sama lain secara fisik serta dapat diidentifikasikan secara nyata tujuan-tujuannya. Contohnya adalah sistem komputer, elemen dari sistem komputer berupa peralatan yang berfungsi bersama – sama untuk menjalankan pengolahan data
2. Sistem abstrak
Sistem yang dibentuk akibat terselenggaranya ketergantungan ide, dan tidak dapat diidentifikasi secara nyata, tetapi dapat diuraikan elemen – elemennya. Contohnya, hubungan antara manusia dengan Tuhan.

B. Pengertian informasi
Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion yang diambil dari bahasa Latin informationemyang berarti garis besar, konsep, ide. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktifitas dalam pengetahuan yang dikomunikasikan.
Informasi adalah pesan atau sekumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau sekumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Dalam bidang komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses atau yang ditransmisikan
Ada beberapa tokoh yang mendefinisikan pengertian dari informasi. George R. Terry mengemukakan informasi merupakan data yang penting yang memberikan pengetahuan yang berguna. Menurut Gordon B. Davis, informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai yang nyata yang dapat dirasakan dalam keputusan – keputusan yang akan datang.
Dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan data yang telah diberi makna melalui konteks. Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam mengambil keputusan saat ini atau mendatang.
Karakteristik Informasi Yang Baik :
1.) Relevan : Informasi dianggap relevan jika informasi itu berkaitan dengan keperluan pembuatan keputusan. Artinya informasi yang diterima harus relevan dengan permasalahan yang dihadapi. Contoh : Pertimbangan dalam seleksi karyawan berdasarkan latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan sertifikat pelatihan.
2.) Akurat : Informasi yang diterima harus benar, merefleksikan realita/objektif, tepat, tidak bias dan sebaiknya ada derajat kebenaran sebagai hasil analisis statistik.
3.) Tepat Waktu : Informasi harus tersedia saat dibutuhkan.
4.) Lengkap dan memadai : Informasi yang diterima harus lengkap dan memadai dalam kuantitas dan kualitas sesuai dengan kebutuhan.
5.) Up to date : informasi yang diperoleh harus informasi terbaru yang mencakup dan mengakomodir perubahan-perubahan yang terjadi sehingga dapat memudahkan manajemen dalam mengambil keputusan yang tepat.
6.) Dapat diandalkan : Informasi harus handal, dapat dipercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
7.) Dapat dimengerti : Informasi harus dapat dibaca dan dipahami dengan baik . Misalnya : dalam bentuk angka, tabel, dan grafik agar informasi tersebut berguna bagi para pembuat keputusan.
8.) Dapat dibandingkan : Informasi harus dapat dibandingkan dengan keadaan perusahaan saat ini, keadaan dimasa lalu, keadaan di masa akan datang, serta kemampuan potensial.

C. Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan. Sistem informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut kapan saja diperlukan. Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi atau peralatan sistem lainnya.
Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu.

Elemen Sistem Informasi :
Sistem informasi terdiri dari elemenelemen yang terdiri dari orang, prosedur, perangkat keras, perangkat lunak, basis data, jaringan komputer dan komunikasi data. Semua elemen ini merupakan komponen fisik.
1. Orang
Orang atau personil yang di maksudkan yaitu operator komputer, analis sistem, programmer, personil data entry, dan manajer sistem informasi/EDP
2. Prosedur
Prosedur merupakan elemen fisik. Hal ini di sebabkan karena prosedur disediakan dalam bentuk fisik seperti buku panduan dan instruksi. Ada 3 jenis prosedur yang dibutuhkan, yaitu instruksi untuk pemakai, instruksi untuk penyiapan masukan, instruksi pengoperasian untuk karyawan pusat komputer.
3. Perangkat keras
Perangkat keras bagi suatu sistem informasi terdiri atas komputer (pusat pengolah, unit masukan/keluaran), peralatan penyiapan data, dan terminal masukan/keluaran.
4. Perangkat lunak
Perangkat lunak dapat dibagi dalam 3 jenis utama :
a. Sistem perangkat lunak umum, seperti sistem pengoperasian dan sistem manajemen data yang memungkinkan pengoperasian sistem komputer.
b. Aplikasi perangkat lunak umum, seperti model analisis dan keputusan.
c. Aplikasi pernagkat lunak yang terdiri atas program yang secara spesifik dibuat untuk setiap aplikasi.

5. Basis data
File yang berisi program dan data dibuktikan dengan adanya media penyimpanan secara fisik seperti diskette, hard disk, magnetic tape, dan sebagainya. File juga meliputi keluaran tercetak dan catatan lain diatas kertas, mikro film, dan lain sebagainya.

6. Jaringan komputer
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabelkabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data.
7. Komunikasi data
Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputerkomputer dan pirantipiranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital. Komunikasi data merupakan bagian vital dari suatu sistem informasi karena sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputerkomputer dapat berkomunikasi satu sama lain.

D. Pengertian psikologi
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Menurut asal katanya, psikologi berasal dari bahasa Yunani Psyche yang berarti jiwa dan logia yang berarti ilmu. Secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Jiwa secara harfiah berasal dari perkataan sansekerta JIV yang berarti lembaga hidup atau daya hidup. Oleh karena itu, jiwa merupakan pengertian yang abstrak, tidak bisa dilihat dan belum bisa diungkapkan secara lengkap dan jelas.
Psikologi adalah ilmu pengetahuan (ilmiah) yang mempelajari perilaku, sebagai manifestasi dari kesadaran proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional (Basuki, 2008)
Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius, dilengkapi oleh biologi dan ilmu saraf pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan antropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah :
1. Psikologi perkembangan
Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor – faktor yang membentuk perilaku sejak lahir sampai lanjut usia. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial.
2. Psikologi sosial
Mempunyai 3 ruang lingkup yaitu :
• Studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu
• Studi tentang proses-proses individual bersama
• Studi tentang interaksi kelompok
3. Psikologi kepribadian
Bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
4. Psikologi kognitif
Bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi.

E. Pengertian Sistem Informasi Psikologi
Berdasarkan berbagai uraian di atas, sistem informasi psikologi dapat didefinisikan sebagai suatu bidang kajian ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara ilmu psikologi itu sendiri dalam kaitannya dengan penggunaan komputer dan aplikasinya dalam bidang psikologi. Dengan contoh-contoh aplikasi langsung sebagai berkut :

 Penggunaan komputer dalam pembuatan software-software untuk bidang psikologi. Misalnya saja, di perusahaan sekarang ini banyak menggunakan software tentang alat tes agar waktu yang digunakan dalam menyeleksi calon karyawan baru lebih cepat dan efisien, serta tidak membuang tenaga para penyeleksinya juga.
 Dalam penggunaan software dari microsoft office, dimana yang dahulunya kita harus memakai mesin ketik untuk membuat surat atau membuat tulisan kita agar lebih rapih, tapi sekarang berkat adanya computer dan system informasi maka pekerjaan kita untuk membuat surat atau tulisan yang lain lebih cepat dan bahkan lebih rapih.
 Penggunaan laboratorium psikologi dimana didalamnya menggunakan prinsip ilmu komputer, contohnya saja laboratorium kognitif sains yang ada di kampus Gunadarma.
 Sistem konseling online yang sekarang ini banyak beredar dan banyak hadir di situs jejaring sosial. Hal-hal diatas merupakan sebagian contoh penggunaan sistem informasi dalam bidang psikologi saat ini. Dimana, ilmu psikologi juga berkembang berkat adanya perkembangan yang sangat pesat dari ilmu komputer itu sendiri.

Kesimpulan

Sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi-informasi yang berkaitan dengan ilmu psikologi yang dapat dijadikan untuk meningkatkan penguna dalam pengambilan suatu keputusan terhadap penelitian, perencana, dan pengelolaan.
Suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini dimana manusia mendapatkan suatu pemahaman bagaimana membuat keputusan dari informasi tersebut.
Sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi-informasi yang berkaitan dengan ilmu psikologi yang dapat dijadikan untuk meningkatkan penguna dalam pengambilan suatu keputusan terhadap penelitian, perencana, dan pengelolaan. Contohnya komputer dijadikan sebagai alat pembantu untuk test psikologi.
Sistem informasi psikologi fakta yang tersusun secara logis dalam suatu bidang pengetahuan atau pemikiran sebelumnya yang membentuk sesuatu keterangan yang bermanfaat bagi manusia dalam rangka mencapai tujuan yang berisikan ilmu pengetahuan yang mengkaji perilaku individu dalam interaksi dengan lingkungan.
Sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi-informasi yang berkaitan dengan ilmu psikologi dan komputer yang dijadikan untuk meningkatkan pengguna dalam pengambilan keputusan terhadap penelitian, perencanaan dan pengolaan. Contohnya komputer dijadikan sebagai alat pembantu untuk menambah informasi dan digunakan sebagai alat untuk mempermudah jika ada alat test psikologi yang memerlukan perhitungan skor.

Daftar Pustaka

H.S, D. S., & Bunawan. (1996). Metodologi Pengembangan Sistem Informasi. Jakarta: Gunadarma.
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=pengenalan+sistem+infomasi+psikologi&source=web&cd=1&cad=rja&ved=0CCEQFjAA&url=http%3A%2F%2Fbima.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F3331%2FSISTEM%2BINFORMASI.ppt&ei=_2JvUNCNDsrsrAfGl4HwDw&usg=AFQjCNHrYnBancOgqBFGv61P2ajejKsChg
http://florensiaangela.wordpress.com/sistem-informasi-psikolog/ (6 oktober 2012, 6.02 WIB)
http://dhearahadyani.blogspot.com/sisten-informasi-psikologi-minggu-i.html (6 oktober 2012, 6.12 WIB)
http://triwulandari12509172.blogspot.com/sistem-informasi-psikologi_1.html(6 oktober 2012, 6.16 WIB)
http://d3w1s4rt1k4.wordpress.com/tugas-sistem-informasi-psikologi/ (6 oktober 2012, 6.25 WIB)
Basuki, A.M.H. (2008). Psikologi umum. Depok : Universitas Gunadarma
http://narendro.staff.gunadarma.ac.id/(6 Oktober 2012, 19:20)
http://rahard.wordpress.com/data-vs-informasi/(6 Oktober 2012, 19.25)
http://carapedia.com/pengertian_definisi_informasi_menurut_para_ahli_info504.html/(6 Oktober 2012, 19.30) http://www.sisilain.net/pengertian-informasi-menurut-para-ahli.html)/(6 Oktober 2012, 19;42) http://www.adipedia.com/mengenal-sistem-informasi-psikologi.html/(6 Oktober 2012, 19:47)
http://saifulrahman.lecture.ub.ac.id/Pengantar-Sistem-Informasi.pdf
http://irene-blogqw.blogspot.com/sistem-informasi-psikologi.html/(6 Oktober 2012, 20:10)
http://ineznaricco.blogspot.com/tugas-1-sistem-informasi-psikologi.html/(6 Oktober 2012, 20:17)
http://ndutagen.blogspot.com/pengantar-sistem-informasi.html/(6 Oktober 2012, 20:20)
http://ridwaniskandar.files.wordpress.com/-pengertian-sistem-informasi.pdf/(6 Oktober 2012, 20:41)
http://alawiyah-introducemyself.blogspot.com/pengertian-psikologi-menurut-para-ahli.html/(6 Oktober 2012, 20:45)

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Psikoterapi Bisa Jadi Solusi Kecanduan Internet

CALIFORNIA – Sebuah studi baru menunjukkan, pengguna internet yang mengalami ketergantungan ketika mereka sedang online, memiliki tanda-tanda perubahan di dalam otak yang mirip dengan pecandu alkohol. Lalu bagaimanakah cara mengatasinya?

Menurut Profesor Mark Griffiths, psikoterapi atau obat bisa menjadi solusinya. “Sangat penting untuk membedakan antara orang yang ketergantungan pada internet dan mereka yang telah ketagihan online,” ujarnya seperti dilansir Telegraph, Jumat (13/1/20102).

“Saya percaya ini merupakan hal yang berbeda, jika menjadi pecandu aplikasi online tertentu, seperti game, perjudian dan belanja. Ini merupakan kecanduan dalam internet daripada pada internet itu sendiri dan harus diperlakukan berbeda,” jelas Mark.

Seperti halnya pengobatan, menurut Mark, ini sama pentingnya untuk memahami penyebab kecanduan tersebut. “Orang bisa menderita rendah diri yang mengarahkan mereka, untuk menciptakan personal online dan bukannya berinteraksi secara offline. Maka pada kasus ini, pengobatan apapun harus fokus pasa peningkatan harga diri,” katanya.

Menurut Mark, orang yang sangat baik di game online, bisa mendapatkan hadiah dari keberhasilan mereka dan dipuji. Maka mereka juga harus menemukan kegiatan lain yang memberikan pengahargaan atau hadiah yang sama.

Untuk melakukan pengobatan untuk kecanduan juga tersedia berbagai macam perawatan, yang menurut Mark bisa melalui psikoterapi, di mana mereka berbicara tentang masalah yang mendasarnya.

“Meskipun begitu, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa satu pengobatan lebih baih daripada yang lainnya dan kebanyakan orang akan mengambil pendekatan multimodal,” tandas Mark.

Beberapa cara yang bisa mengtasi kecanduan internet antara lain, seperti memperlakukan internet sebagai alat yaitu tetap fokus pada kenyataan bahwa internet merupakan sarana untuk mencpai tujuan, serta tetap terhubung ke dunia offline.

http://techno.okezone.com/read/2012/01/13/56/556665/psikoterapi-bisa-jadi-solusi-kecanduan-internet

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Adakah Obat Terbaik untuk Gangguan Cemas?

KOMPAS.com – Saya mengikuti berbagai macam forum di Facebook ataupun Kaskus. Banyak juga di antara pembaca artikel saya di Kompasiana atau blog pribadi saya bertanya kepada saya lewat email ataupun posting komentar. Pertanyaan mereka biasanya berkisar tentang apakah mereka menderita gangguan kecemasan yang banyak rupanya itu.

Untuk pertanyaan seperti ini, biasanya saya agak sulit memberikan jawaban karena tidak memeriksa langsung pasien. Biasanya saya hanya memberikan penjelasan sedikit tentang kemungkinan diagnosis yang dialami oleh penanya dengan dilatarbelakangi keluhan-keluhan yang ada. Namun ketika saya ditanyakan masalah obat apa yang paling cocok untuk gangguan kecemasan, maka tulisan di bawah ini mungkin bisa menjawab pertanyaan para pasien selama ini.

A. Psikofarmaka

Perkembangan ilmu pengetahuan kedokteran khususnya di bidang pengobatan telah melahirkan obat-obatan terbaru di bidang ini. Khusus untuk gangguan kejiwaan, tahun 1990an sampai sekarang kelihatan tampak pesat sekali perkembangan obat-obatan gangguan kejiwaan terutama gangguan kecemasan. Beberapa penelitian berbasiskan bukti telah dilakukan oleh peneliti di dalam maupun di luar negeri. Berbagai macam ras dan warna kulit telah mengikuti penelitian ini, hasilnya adalah suatu penilitian-penelitian yang berbasis bukti yang bisa diaplikasikan dalam praktek sehari-hari karena telah mengikuti metode yang tepat dan aman.

Obat-obatan seperti antidepresan golongan SSRI (Serotonin Selective Reuptake Inhibitor) belakangan dinilai dari berbagai penelitian sebagai obat yang tepat untuk mengatasi berbagai gangguan kecemasan. Sifat obat yang mampu banyak diterima berbagai golongan usia dan ras membuat obat ini menjadi pilihan utama pengobatan gangguan kecemasan. Dahulu sebelum obat ini ditemukan, pengobatan dengan obat golongan anticemas Benzodiazepine adalah pilihan utama. Obat seperti Alprazolam (yang dijual dengan berbagai macam merk) adalah salah satunya.

Namun dengan perkembangan waktu dan semakin banyaknya kasus-kasus ketergantungan dan toleransi obat ini maka belakangan penggunaannya diwaspadai dan tidak digunakan secara tunggal sebagai obat gangguan cemas yang membutuhkan pengobatan jangka waktu lama. Pengobatan pasien gangguan kecemasan dengan antidepresan SSRI juga membutuhkan waktu. Berbagai literatur barat mengatakan waktu antara 12-18 bulan pengobatan agar meminimalkan kekambuhan. Tetapi pada prakteknya banyak perbaikan di dapatkan ketika obat dipakai antara 6-12 bulan saja. Tentunya pemakaian obat ini harus sesuai petunjuk dokter dan sangat bersifat individual. Dalam artian tiap orang akan berbeda waktu pengobatannya tergantung dengan kondisi sakitnya.

B. Psikoterapi

Psikoterapi adalah menggunakan cara-cara psikologis dalam pengobatan. Terapi kognitif seperti CBT (Cognitive Behavior Therapy) adalah salah satu yang paling sering dipakai. Selain itu psikoterapi berorientasi tilikan seperti psikoanalisis pun bisa dilakukan. Trend belakangan adalah munculnya hipnoterapi yang dilakukan oleh banyak orang dengan klaim berbagai macam yang bisa dilakukannya. Secara teoritis untuk melakukan psikoterapi seorang praktisi harus memahami psikodinamika kepribadian manusia. Hal ini dipelajari dan diterapkan dalam latihan-latihan terstruktur yang biasanya didapatkan pada pendidikan dokter spesialis kedokteran jiwa dan pendidikan master untuk psikolog klinis.

Ini berarti sebenarnya tanpa mempelajari dinamika kepribadi dan berlatih secara benar, seseorang tidak bisa mengklaim dirinya mampu melakukan psikoterapi bahkan untuk psikoterapi suportif sekalipun. Namun pada kenyataannya di lapangan ada beberapa dokter non spesialis jiwa atau bahkan praktisi yang mengaku melakukan psikoterapi dalam prakteknya. Saya jadi bertanya-tanya apakah maksud psikoterapi yang dimaknai sama ?

Psikoterapi sendiri dilakukan bukan tanpa hambatan. Banyak kendala untuk melakukan hal ini. Resistensi pasien dan terapis sendiri sering menjadi kendala awal. Biasanya pasien menolak atau terapis mendapati dirinya mengalami countertransference (merasa ada perasaan tidak nyaman ketika bersama pasien diakibatkan pasien mengingatkannya pada sosok bermakna yang traumatis di masa lampau). Belum lagi masalah waktu yang harus ditepati dan disepakati. Tugas-tugas yang harus dilakukan pasien di rumah ketika tidak bersama terapis adalah hal-hal lain yang perlu mendapatkan perhatian. Intinya melakukan psikoterapi yang benar-benar itu ternyata memang tidak mudah.

C. Complementary and Alternative Therapy

Belakangan sering banyak pertanyaan dari penanya apakah ada cara-cara non-obat yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecemasan. Herbal, jamu, buah, atau apapun itu yang dianggap dapat memperbaiki kondisi kecemasan pasien seringkali ditanyakan. Intinya sebagai seorang ilmuwan maka saya hanya bisa mengatakan bahwa apapun terapi yang diberikan sepanjang itu belum atau tidak merupakan hasil penelitian berbasis bukti maka dimasukkan ke dalam terapi alternatif dan tambahan dalam kedokteran.

Kita tentunya tidak bisa langsung setuju jika ternyata ada suatu terapi yang hanya berhasil pada satu atau beberapa orang lalu dikatakan terapi itu adalah terapi yang mujarab untuk semua pasien. Penelitian berbasis bukti perlu untuk membuktikan klaim itu agar menjadi suatu hasil rekomendasi yang benar. Itulah mengapa walaupun mungkin berguna bagi banyak orang beberapa terapi tidak bisa direkomendasikan karena kemungkinan lemah ketika dilakukan dalam penelitian besar.

Memang intinya pengobatan untuk gangguan kecemasan itu sangat individual. Cara tertentu untuk seseorang belum tentu bisa cocok jika dilakukan kepada orang lain. Bahkan pada penggunaan obat-obatan yang sudah dibuktikan lewat penelitian juga bisa terjadi hal-hal yang berbeda untuk tiap orang. Tidak heran begitu banyak jenis obat dan terapi untuk satu jenis gangguan kecemasan saja. Maka dari itu jika anda bertanya kepada saya apakah obat terbaik untuk gangguan cemas, maka jawaban saya semua tergantung kondisi anda.

Salam Sehat Jiwa

 

http://health.kompas.com/read/2012/03/20/07202911/Adakah.Obat.Terbaik.untuk.Gangguan.Cemas

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Terapi memaafkan (forgiveness therapy) dan 3 contoh teknik nya

selamat malam para master dan temen-temen sekalian,kali ini saya akan share mengenai teknik memaafkan yang baik dan sesuai dengan ilmu psikologi modern dan hypnoterapi modern.

apa itu memaafkan????

memaafkan adalah suatu tindakan pelepasan emosi fikiran negatif ke positif baik itu dalam keadaan sadar maupun dalam keadaan alam bawah sadar (karel mark)

mengapa harus memaafkan???

memaafkan bukan melupakan masalah,atau mengatakan maaf,namun memaafkan adalah tujuan manusia untuk menggapai kebenaran akan dirinya sendiri,menjaga dirinya dari pikiran negatif yang akan merugikan dirinya sendiri. “orang yang menyimpan rasa emosi,sakit hati,atau perasaan yang tidak enak kepada orang lain hanya membawa fikiran negatif dalam visualisasinya”(menurut john kahn reigh) jadi luapan emosi itu hanya tersimpan di visualisasi fikiran manusia,yang membawa manusia dalam step-step permasalahan baru.yang kemudian akan menjadi sugesti negatif di fikiran nya kelak.

Dari segi teknik:???

permasalahan sering terjadi karena “masa lalu”bisa berupa dendam,olokan,lecehan,makian dll dari orang di sekitar kita,,nah dalam hal ini sangat efektif jika menggunakan teknik memaafkan ini.teknik memaafkan sangat kompleks,bisa di bilang gabungan dari bermacam-macam ilmu psikoterapi bahkannlp,EFT,ego state,dll tergabung di dalamnya,,dan ini lah keluarbiasaan dari ilmu ini,bisa diterapkan siapa saja dan kapan aja.setiap pakar beranggapan teknik yang berbeda tapi tujuannya tetap satu,yakni mencapai kata maaf yang sebenarnya. Dan disini saya akan beri beberapa teknik yang saya sukai,saya akan praktekan langsung ke dalam cerita pendek,but anda bisa praktekan dan implementasikan lebih dari ini.doa juga menjadi kekuatan luar biasa,bahkan di dunia barat kini lebih cendrung afirmasi ke spritual.

  1. teknik timbal balik (dalam bahasa indonesia) saya memiliki seorang teman yang waktu itu ingin sekali di luapkan emosinya,singkat kisah iya belum bisa memaafkan sang mantan pacar 3 tahun silam yang telah meninggalkan nya,,saya bertanya kepada nya,,mengapa belum bisa maafin??lha wong dia aja mutusin saya karna selingkuh,ya wajar toh saya sakit hati. udah gini aja ya,sekarang kamu tutup mata n bayangkan dia ada di depan kamu,coba kamu rasakan di bagian mana yang paling sakit sewaktu dia hadir di khayalan kamu??di dada bro,,nyesek rasanya.(biar dia rasakan terus samapi keringat dingin ga apa2) ok sekarang kamu boleh luapain emosimu,dia ada d depan kamu tuh,,(biasanya saat luapan emosi terkadang pasien belum puas,maka wajib ulangi ampe luapan emosinya puas) nah sekarang udah lega kah????udah bro. coba salaman n minta maaf ama dia??hato jangan malu-malu???? berani bro,,,,(udah mau maafin ni ye)
    ok sep,dah sekarang buka deh matanya,,(buka mata dia)
    nah saatnya kamu doain dia biar selamat,toh kan kita sesama orang beragama harus saling memaafkan.
  2. teknik forgiveness NLP

waktu saya sedang duduk2 ama keluarga,eh tiba2 datang seorang wanita yang saya ndak kenal,di berkata”mas saya minta tolong,knp saya ga pede jika di dekat cowok, sehingga saya sulit mendapatkan jodoh” saya tersentak menjawab: lho kok anda pede dengan saya??kan saya cowok?? waduh,mas saya juga ga tw,mgkn mas bisa bantu saya x,,(agak senge-senge)lah bapak kamu kan cowok juga,,kok pede?? itu mah lain mas,,
nah,sekarang saya tanya apa yg membuat kamu jadi begini???/
(dia bercerita panjang lebar yang intinya dulu sewaktu smp dia di ejek culun oleh teman-temen cowoknya,sehingga dia menjadi minder) ok baiklah,sekarang saya mau tanya ni,,,
rambut kamu yang dulu sama ga ama yang sekarang????? tidak mas,yang sekrang lebih panjang. nah apakah sama wajh kamu yang sekrang ama yang dulu????
beda mas,sesuai umur juga kali mas. nah kok kamu masih minder??
toh wajah kamu yang sekarang ama yang dulu beda???? tapi kenapa pemikiran kamu sama seperti pemikiran kamu yang dulu???? coba kamu renungkan sejenak.
(mulai deh dia merenung) nah sekarang tarik nafas,,dan saat saya bilang hembuskan kamu semakin jadi pede mulai saat ini dan seterusnya,,,(di ikutin dan mulai penyusupan sugesti) lega mas,, nah sekarang waktunya ucapkan terimakasih pada tuhan mu.

  1. teknik forgiveness melaui renungan(bisa sendiri) coba anda ingat kembali saat anda sedang emosi,sakit hati,dll yang di sebabkan oleh seseorang,,dan rasakan di bagian mana rasa sakit tersebut???? sekarang tarik nafas dan rileks aja,,anda rasakan dan cermati setiap kata2/tindakan yang keluar dari mulut orang yang telah menyakiti anda,,sekarang katakan padanya sekuat hati anda”aku adalah orang yang tegar,dan aku telah memaafkan mu karena aku telah lebih bahagia saat aku,,,,,,,(sambung dengan kenangan yang indah,dengan seseorang,tempat yang terindah,pengalaman yang indah,apapun yang indah dan visualisasikan dalam khayalan) stelah itu,renungkan bahwa anda adalah orang yang luar biasa,,sakit hati dan emosi anda karena sikap anda yang kurang di sisi lain,,toh apakah orang yang menyakiti kita punya perasaan yang sama dengan kita??
    setelah itu perbaiki sikap anda lebih baik lagi,,katakan di dalam diri anda mulai saat ini dan seterusnya anda mampu berkomunikasi dengan diri anda,,dan mampu memaafkan atas diri anda. setelah itu buat sugesti simpe buat sehari-hari:
    contoh: setiap aku mandi aq membuang fikiran negatif.

 

http://www.klinikhipnotis.com/frm48/hipnoterapi/trd4260/terapi_memaafkan_forgiveness_therapy_dan_3_contoh_teknik_nya/main.html

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Macam-macam psikoterapi

Macam-macam psikoterapi menurut Nurhayati (2011):

1. Terapi Aqua Energetic

Terapi aqua energetic adalah sebuah terapi yang menggunakan pemanfaatan tenaga air yang biasanya dilakukan dalam bentuk terapi kelompok.

Proses terapi ini untuk memfasilitasi sekelompok orang yang melakukan relaksasi dari sekelompok ketegangan otot kronis dengan cara memperbaiki proses pernafasan secara alami, dalam sebuah kolam yang disesuaikan dengan temperature tubuh. Lingkungan kolam yang hangat memudahkan pengurangan maupun pelepasan tekanan emosi dan kejadian-kejadian traumatik seseorang untuk meningkatkan personalitas yang sehat.

2. Terapi Covert Conditioning

Terapi covert conditioning adalah sebuah terapi dengan proses pengkondisian yang tersembunyi dimana klien diminta untuk membayangkan tentang tingkah laku yang dianggap tidak menyenangkan.

2. Terapi Focusing

Terapi focusing adalah suatu jenis introspeksi khusus dengan cara ,memusatkan pikiran dan perhatian, baik dengan pikiran yang rendah maupun yang lebih kompleks dan abstrak. Dalam focusing seseorang tidak memikirkan tentang suatu permasalahan atau menganalisanya, tapi dia merasakannya secara tiba-tiba.

3. Terapi Multimodal

Terapi multimodal adalah suatu pendekatan psikoterapi yang komprehensif yang mencakup tujuh modalitas interaksi yang dapat mempengaruhi pola sikap hidup manusia yang terdiri dari: Behaviour (B), Affect (A), Sensation (S), Imagery (I), Cognition (C),Interpersonal Relationships (I), dan Drugs (D) atau faktor biologis. Teknik ini menggunakan suatu perspektif pembelajaran sosial yang luas untuk mencatat perkembangan dan perubahan pribadi.

4. Terapi poetry

Poetry therapy adalah salah satu terapi yang menggunakan sebuah puisi dalam pengobatan. Proses pengobatan ini bisa dilakukan secara individual maupun kelompok.   Puisi berdasarkan pengalaman pengobatan adalah sebbuah fenomena yang bersifat tidak tetap dan metode  tambahan yang digunakan sebagai pelengkap pada psikoterapi pada umumnya.

5. Terapi Feminis

Yang melatar belakangi terapi ini adalah survey yang pernah dilakukan oleh APA (American Psychological Association) membenarkan adanya bias gender dalam penggunaan psikoterapi, yaitu:

  1. Terapis memelihara paradigma tradisional terhadap peran domestik perempuan.
  2. Klien perempuan tidak mendapatkan penghargaan secara moral oleh terapis, dan terapis membatasi harapan klien perempuan untuk menggali potensi-potensi mereka.
  3. Terapis cenderung memegang teguh konses psikoanalisis Freudian yang berkaitan dengan peran seks yang disosialisasikan dalam keluarga.
  4. Terapis menempatkan klien perempuan sebagai objek seks sehingga dalam batas-batas tertentu masih mengindikasikan pelecehan peran perempuan.

Sumber referensi:

Nurhayati, Eti. (2011). Bimbingan, konseling, & psikoterapi inovatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nelson-Jones, R. (2011). Teori dan praktik konseling dan terapi. Translation from english language edtionTheory and practice counceling and therapy. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

http://laila.masiqbal.com/blog/2012/03/18/tugas-softskill-apa-yang-kamu-ketahui-tentang-psikoterapi/

 

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Metode Psikoterapi Yang Dipakai

Dalam ilmu psikologi, ada banyak sekali metode yang bisa digunakan untuk terapi. Semua metode itu merupakan hasil pemikiran dan penelitian para pakar psikologi dari berbagai penjuru dunia. Dari sekian banyak metode psikoterapi yang ada, bisa dikategorikan dalam lima pendekatan, yaitu:
1. Psychoanalysis & Psychodynamic

Pendekatan ini fokus pada mengubah masalah perilaku, perasaan dan pikiran dengan cara memahami akar masalah yang biasanya tersembunyi di pikiran bawah sadar. Psychodynamic (Psikodinamik) pertama kali diciptakan oleh Sigmund Feud (1856-1939), seorang neurologist dari Austria. Teori dan praktek psikodinamik sekarang ini sudah dikembangkan dan dimodifikasi sedemikian rupa oleh para murid dan pengikut Freud guna mendapatkan hasil yang lebih efektif.

Tujuan dari metode psikoanalisis dan psikodinamik adalah agar klien bisa menyadari apa yang sebelumnya tidak disadarinya. Gangguan psikologis mencerminkan adanya masalah di bawah sadar yang belum terselesaikan. Untuk itu, klien perlu menggali bawah sadarnya untuk mendapatkan solusi. Dengan memahami masalah yang dialami, maka seseorang bisa mengatasi segala masalahnya melalui “insight” (pemahaman pribadi).

Beberapa metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan psikodinamik adalah: Ego State Therapy, Part Therapy, Trance Psychotherapy, Free Association, Dream Analysis, Automatic Writing, Ventilation, Catharsis dan lain sebagainya.
2. Behavior Therapy

Pendekatan terapi perilaku (behavior therapy) berfokus pada hukum pembelajaran. Bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh proses belajar sepanjang hidup. Tokoh yang melahirkan behavior therapy adalah Ivan Pavlov yang menemukan “classical conditioning” atau “associative learning”.

Inti dari pendekatan behavior therapy adalah manusia bertindak secara otomatis karena membentuk asosiasi (hubungan sebab-akibat atau aksi-reaksi). Misalnya pada kasus fobia ular, penderita fobia mengasosiasikan ular sebagai sumber kecemasan dan ketakutan karena waktu kecil dia penah melihat orang yang ketakutan terhadap ular. Dalam hal ini, penderita telah belajar bahwa “ketika saya melihat ular maka respon saya adalah perilaku ketakutan”.

Tokoh lain dalam pendekatan Behavior Therapy adalah E.L. Thorndike yang mengemukakan konsep operant conditioning, yaitu konsep bahwa seseorang melakukan sesuatu karena berharap hadiah dan menghindari hukuman.

Berbagai metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan behavior therapy adalah Exposure and Respon Prevention (ERP), Systematic Desensitization, Behavior Modification, Flooding, Operant Conditioning, Observational Learning, Contingency Management, Matching Law, Habit Reversal Training (HRT) dan lain sebagainya.

 

3. Cognitive Therapy

Terapi Kognitif (Cognitive Therapy) punya konsep bahwa perilaku manusia itu dipengaruhi oleh pikirannya. Oleh karena itu, pendekatan Cognitive Therapy lebih fokus pada memodifikasi pola pikiran untuk bisa mengubah perilaku. Pandangan Cognitive Therapy adalah bahwa disfungsi pikiran menyebabkan disfungsi perasaan dan disfungsi perilaku. Tokoh besar dalam cognitive therapy antara lain Albert Ellis dan Aaron Beck.

Tujuan utama dalam pendekatan cognitive adalah mengubah pola pikir dengan cara meningkatkan kesadaran dan berpikir rasional. Beberapa metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan Cognitive adalah Collaborative Empiricism, Guided Discovery, Socratic Questioning, Neurolinguistic Programming, Rational Emotive Therapy (RET), Cognitive Shifting. Cognitive Analytic Therapy (CAT)  dan sebagainya.

 

4. Humanistic Therapy

Pendekatan Humanistic Therapy menganggap bahwa setiap manusia itu unik dan setiap manusia sebenarnya mampu menyelesaikan masalahnya sendiri. Setiap manusia dengan keunikannya bebas menentukan pilihan hidupnya sendiri. Oleh karena itu, dalam terapi humanistik, seorang psikoterapis berperan sebagai fasilitator perubahan saja, bukan mengarahkan perubahan. Psikoterapis tidak mencoba untuk mempengaruhi klien, melainkan memberi kesempatan klien untuk memunculkan kesadaran dan berubah atas dasar kesadarannya sendiri.

Metode psikoterapi yang termasuk dalam pendekatan humanistik adalah Gestalt Therapy, Client Cantered Psychotherapy, Depth Therapy, Sensitivity Training, Family Therapies, Transpersonal Psychotherapy dan Existential Psychotherapy.

 

5. Integrative / Holistic Therapy

Yang sering saya temui adalah seorang klien mengalami komplikasi gangguan psikologis yang mana tidak cukup bila ditangani dengan satu metode psikoterapi saja. Oleh karena itu, saya menggunakan beberapa metode psikoterapi dan beberapa pendekatan sekaligus untuk membantu klien saya. Hal ini disebut Integrative Therapy atau Holistic Therapy, yaitu suatu psikoterapi gabungan yang bertujuan untuk menyembuhkan mental seseorang secara keseluruhan.

Itulah beberapa metode psikoterapi yang sering saya gunakan dalam membantu klien-klien saya untuk berubah. Selain metode yang saya sebutkan di atas, kadang juga saya menggunakan metode-metode psikoterapi lain yang terbukti efektivitasnya. Karena begitu banyaknya metode psikoterapi, maka tidak mungkin menjelaskan satu per satu di halaman ini. Cukuplah untuk Anda ketahui bahwa metode psikoterapi yang saya gunakan adalah metode yang tebukti dan diakui manfaatnya dalam dunia psikologi modern.

Sumber : http://www.psikoterapis.com/?en_metode-psikoterapi-yang-dipakai,16

Posted in Uncategorized | Tagged | 2 Comments