Bagaimana Proses Psikoterapi?

Psikoterapi merupakan interaksi yang profesional dan dinamis antara klien dan psikoterapi. Tujuan dari interaksi tersebut adalah tercapainya perubahan pada  diri klien. Klien umumnya datang karena suatu keluhan berkaitan dengan pikiran, perasan, perilaku atau keluhan fisik yang disebabkan oleh masalah psikis. Dan untuk mengatasi keluhan tersebut, dilakukan psikoterapi dengan proses yang kurang lebih sebagaimana saya jelaskan di halaman ini.

Psikoterapi saya awali dengan perkenalan personal. Tujuannya adalah terciptanya rapport atau hubungan yang akrab dan saling merasa nyaman. Hal ini penting, karena umumnya klien datang dengan perasaan agak canggung atau malu.

Setelah komunikasi terjalin lancar, kemudian psikoterapi dimulai. Berikut ini empat tahapan yang umum dilalui pada sesi pertama atau pertemuan pertama psikoterapi.

 

  1. 1.   Analisa Masalah (Assessment)

Saya hanya bisa membantu Anda apabila saya dan Anda memahami masalah Anda. Oleh karena itu, psikoterapi diawali dengan Anda bercerita tentang masalah Anda dan kemudian saya ajak Anda untuk “membedah” masalah tersebut dari sudut pandang psikologi. Tujuan analisa masalah adalah saya dan Anda memahami secara pasti apa yang sebenarnya menjadi masalah Anda. Sering kali terjadi, apa yang dianggap klien sebagai masalah utama, sebenarnya hanyalah akibat dari suatu masalah yang tidak Anda sadari.

 

2. Menentukan Tujuan Psikoterapi

Setelah masalah diketahui secara jelas, maka selanjutnya adalah menentukan tujuan dari terapi. Saya akan memandu Anda untuk menentukan target, hasil atau outcome dari proses terapi yang akan Anda jalani. Tujuan haruslah spesifik dan jelas supaya proses psikoterapi terarah dan saya bisa menentukan metode terapi apa yang akan digunakan untuk mengatasi masalah Anda. Bisa jadi saya hanya menggunakan satu metode terapi atau gabungan beberapa metode psikoterapi.

 

3. Penerapan Metode Psikoterapi

Dalam psikoterapi modern ada banyak metode psikoterapi yang bisa digunakan. Beberapa metode psikoterapi yang sering saya gunakan adalah Trance Psychotherapy, Behavioural Therapy, Cognitive Behavioural Psychotherapy, Neuro Linguistic Programming, Psychoanalysis, Forgiveness Therapy, Ego State Therapy, Emotional Freedom Technique dan masih banyak lagi. Anda bisa membaca keterangan metode-metode tersebut di halaman  Metode Psikoterapi Yang Dipakai.

 

Jika diibaratkan bengkel mobil, metode psikoterapi bisa diumpamakan dengan alat yang dipakai memperbaiki mobil. Tentu saja ada banyak jenis alat perbengkelan yang semuanya berguna, tapi punya fungsi berbeda-beda. Untuk memperbaiki suatu kerusakan pada mobil, mungkin dibutuhkan satu atau beberapa peralatan sekaligus, tergantung jenis kerusakannya. Begitu pula dalam psikoterapi, saya menyesuaikan metode terapi dengan masalah dan tujuan Anda.

 

4. Mengakhiri Sesi Psikoterapi

Satu sesi psikoterapi yang saya lakukan berlangsung selama 2 jam. Kadang saya mengakhiri sesi dengan memberikan beberapa petunjuk yang bisa Anda laksanakan sendiri di rumah. Namun sering kali saya tidak memberi petunjuk apapun kepada Anda karena memang tidak diperlukan.

 

Beberapa klien saya bertanya pada akhir sesi: “Pak Indra, apakah saya perlu datang lagi?”, maka jawaban saya: “Kita lihat dulu perkembangannya setelah 1-2 minggu. Apabila ada sesuatu, Anda konsultasikan dengan saya agar bisa menentukan apakah perlu terapi lagi atau sudah cukup”.Masalah kejiwaan itu lebih rumit daripada masalah fisik karena jiwa tidak bisa dilihat. Oleh karena itu, sulit memprediksikan apakah Anda perlu terapi lagi atau tidak. Maka lebih baik dilihat perkembangannya, kemudian baru memutuskan perlu terapi lagi atau tidak.

 

PERTEMUAN KEDUA

Pertemuan kedua hanya diperlukan apabila Anda merasa perlu. Mungkin masalah Anda belum tuntas sepenuhnya atau Anda datang untuk mengatasi masalah lain yang tidak berhubungan dengan masalah sebelumnya. Pada dasarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara proses psikoterapi pada pertemuan pertama dengan pertemuan kedua.

Setiap proses psikoterapi diawali dengan analisa masalah, menentukan tujuan psikoterapi dan setelah itu menerapkan suatu metode psikoterapi yang dinilai paling cocok. Dalam satu sesi psikoterapi, bisa jadi hanya digunakan sutau metode psikoterapi atau gabungan dari beberapa metode psikoterapi. Semua itu disesuaikan dengan kondisi Anda sebagai klien.

Proses psikoterapi itu lebih mirip sebuah perjalanan menuju “kesembuhan”. Anda adalah tokoh utama dalam perjalanan ini dan saya adalah pemandu jalannya. Sebagaimana sebuah perjalanan, kita sering kali mengalami hal-hal yang tidak kita duga sebelumnya. Dan setiap pengalaman psikoterapi itu biasanya unik, seunik kepribadian setiap orang.

 

Butuh Berapa Kali Sesi Psikoterapi?

Itu tergantung dari seberapa berat masalah psikologis yang Anda alami. Atau tergantung perubahan seperti apa yang Anda targetkan. Sebagian besar klien saya bisa mengatasi masalahnya hanya dalam 1 sesi psikoterapi. Untuk masalah yang sangat-sangat berat bisa jadi membutuhkan 2 sesi psikoterapi. Jangka waktu antara pertemuan satu dengan pertemuan selanjutnya bisa 1 minggu, 2 minggu, sebulan atau sesuai kebutuhan dan waktu luang Anda masing-masing.

Yang menarik adalah apabila sampai 2 kali terapi, masalah yang sama belum teratasi, maka terapi ketiga dan seterusnya gratis sampai Anda benar-benar mengatasi masalah Anda. Ini adalah komitmen psikoterapis yang tahu bagaimana membantu Anda secara profesional. Fakta dalam pengalaman saya, belum ada klien saya yang sampai membutuhkan lebih dari 2 kali terapi.

Sembuh setelah 1-2 kali terapi merupakan sebuah proses yang sangat cepat dalam  prkatek psikoterapi. Apabila Anda berkunjung ke psikolog atau psikiater yang masih menggunakan metode psikoterapi konvensional, maka dibutuhkan belasan sampai puluhan kali pertemuan untuk mendapatkan kesembuhan permanen. Itulah mengapa, psikoterapi dari saya (Indra Majid) diminati banyak orang yang ingin kualitas dan kecepatan.

 

Apa Yang Menentukan Keberhasilan Psikoterapi?

Perlu dipahami bahwa kesuksesan psikoterapi tidak hanya tergantung oleh usaha Psikoterapis semata. Dari berbagai penelitian statistik yang telah dilakukan dalam menilai keberhasilan psikoterapi, didapatkan fakta bahwa ada 5 faktor yang mendukung keberhasilan psikoterapi. Masing-masing adalah:

  1. Tujuan yang ingin dicapai. Dalam psikoterapi harus ada arah tujuan yang jelas. Baik klien dan psikoterapis harus memahami benar apa masalahnya dan perubahan seperti apa yang diinginkan. Itulah mengapa dalam psikoterapi diawali dengan proses assessment / pengenalan masalah untuk menentukan tujuan terapi.
  2. Kemauan klien untuk berubah. Psikoterapi tidak bisa dipaksakan. Meskipun Anda adalah orang tua atau keluarga klien, Anda tidak boleh memaksa klien untuk menjalani psikoterapi. Percayalah, apabila Anda memaksa anak Anda untuk datang menemui saya, maka psikoterapi menjadi kurang efektif.
  3. Keterbukaan pasien terhadap psikoterapis. Apabila Anda berniat menjalani terapi dengan saya, maka Anda harus bersedia menceritakan masalah Anda dengan apa adanya kepada saya. Semakin terbuka Anda, semakin mudah saya dalam membantu Anda. Selain itu, Anda diharapkan mau membuka pikiran Anda untuk menerima ide-ide baru atau saran-saran yang saya berikan.
  4. Pengalaman dan ketrampilan psikoterapis. Disinilah peran seorang psikoterapis dalam membantu klien / pasiennya. Seorang psikoterapis yang baik haruslah terampil dalam menerapkan ilmunya. Dan akan lebih baik lagi apabila seorang psikoterapis sudah punya jam terbang atau banyak pengalaman dalam menangani pasien. Seorang psikoterapis juga dituntut untuk memahami dasar-dasar psikologi, psikopatologi (ilmu tentang gangguan psikologi) dan memahami cara kerja pikiran manusia.
  5. Metode yang digunakan. Dalam ilmu psikoterapi, ada banyak sekali metode psikoterapi yang bisa digunakan. Sebagian metode  diajarkan secara umum di kuliahan, sebagian lagi merupakan metode khusus yang hanya diajarkan di pelatihan-pelatihan khusus di luar universitas. Setiap psikoterapis umumnya menggunakan teknik terapi yang berbeda-beda tergantung latar belakang pendidikannya. Saya pribadi lebih banyak menggunakan teknik-teknik psikoterapi yang merupakan inti sari pemahaman saya dari berbagai teknik psikoterapi yang praktis, cepat dan terbukti berhasil.

Sekarang Anda paham bahwa kesembuhan klien bukanlah hasil kehebatan psikoterapis semata, melainkan hasil dari kerjasama saya dengan klien itu sendiri. Seluas apapun pengetahuan yang saya punya, apabila klien tidak ingin sembuh atau tidak ingin berubah, maka saya akan kesulitan membantunya. Oleh karena itu, ketika Anda menemui saya, pastikan Anda sudah ada keinginan untuk sembuh / berubah.

 

Bagi orang yang mengalami masalah psikologis, keinginan untuk berubah ternyata tidak cukup mengatasi masalahnya. Sebagian besar orang yang mengalami masalah psikologis ingin sekali untuk berubah. Namun mereka tidak tahu bagaimana caranya untuk berubah. Dia mungkin sudah mencoba berubah dengan caranya sendiri, tapi selalu gagal. Disinilah peran saya untuk membantu Anda berubah dengan metode psikologis yang sudah teruji secara ilmiah berhasil untuk mengatasi masalah Anda.

http://www.psikoterapis.com/?en_bagaimana-proses-psikoterapi-,23

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s